Pada hari ini Pak Sandy mengajarkan kami tentang materi Entrepreneur Product, Pricing, and Branding. Pertama Pak Sandy menjelaskan tentang PRODUK. Klasifikasi Produk dibedakan menjadi 3: Non-Durabel goods ( barang yang tidak tahan lama, seperti sampho, minyak rambut, bumbu dapur), Durable goods ( barang yang tahan lama dan tidak bisa habis, seperti laptop) dan service ( jasa, contohnya jasa tour). Level produk ada 4: Core( beli tidur di hotel), tangible( bisa dipegang/pelengkap utama), augmented (service/akan dilayani), dan communicated (bisa dikomunikasikan/tampilan(image) dari sebuah hotel). Ada 4 kunci dari produk inovatif: Product newness to the firm (andaikan kita sudah punya bisnis, kita punya produk baru yang inovatif daripada tahun sebelumnya yang tidak pernah dilakukan), market newness to the firm ( perlu channel baru, iklan dan network baru), product superiority to the customer, adoption difficulty to the customer ( member pelajaran dari yang tidak bisa menjadi bisa sehingga pelanggan terasa nyaman). Product differentiation ada performance (kualitas menjadi nomer 1), consistency, reability, durability, dan compatibility.
Ada 5 karakter dari sebuah harga, yaitu value (kita beli sesuatu bukan karna bagus tapi karna nilai), variable (berdasarkan cara pembayaran bisa berubah-ubah), variety, visible, dan virtual (harga cepat berubah, contoh sale diskon di matahari yang dibatasi waktu). Cara menetapkan harga ada 6: cost of goods, demand for product, competition, market pricing, customer perceptions, margin standart. Factor yang dapat mempengaruhi harga adalah: sale volume, sale revenue, market share, company image, profitability. Price diskon ada 3: cash discount, quantity discount, seasonal discount. Differentiated pricing juga ada 3: product form pricing, location pricing dan time pricing.
Brand element ada 6: memorable(yang mudah diingat), meaningful(mengandung arti), like ability, tranferable,adaptable, dan belum ada hak paten. Brand dimension ada 2: brand awareness(tanggap) dan brand image. Brand awareness dibedakan menjadi brand recognition (digambar dan mudah dimengerti), dan brand recall (dari mendengar dan menurut pikiran kita). Sedangkan brand image dibagi menjadi brand attribute ( tampilan, visual, warna) dan brand benefit(psikologis). Brand Hierarchy ada 4: individual branding( garuda indonesia hanya merupakan maskapai penerbagan), umbrella branding(Virgin UK), sub-branding( Honda jazz civic, CRV), co-branding( hotel hyatt yang bekerja sama dengan Citibank)
Dari pelajaran ini yang menjadi tubuh dari sebuah perusahaan adalah product, jiwa adalah pricing, dan roh adalahbranding. Ketiga hal ini tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya dalam membangun sebuah perusahaan baru dan ketiga hal tersebut juga saling melengkapi satu dengan yang lain.
No comments:
Post a Comment