Thursday, October 27, 2011

SHERATON HOTEL

Pada minggu ini kegiatan service marketing yaitu berkunjung ke hotel yang berbintang 5. Hotel tersebut yaitu Hotel Sheraton yang terletak di jalan Embong Malang dan bertempat disebelah Mall Tunjungan Plaza. Awalnya kita bertemu denga Bu Nini dan Pak Shandy di coffee bean. Setelah semua berkumpul kita langsung menuju Hotel Sheraton. Disana kita terlebih dahulu diajak untuk memutari Hotel Sheraton. Disana kita di tunjukin beberapa kamar, beberapa fasilitas seperti kolam renang, tempat fitness, jacuzi, tempat meeting room, ballroom, dsb. Disana kita juga melihat beberapa restaurant dan pastissiere. Sheraton juga memiliki lounge tower yang disajikan untuk para tamu VIP dengan service yang special pula, dan lebih mengarah ke private lounge.
            Setelah berkeliling melihat fasilitas dan kamar yang ada di Hotel Sheraton, kami kembali ke Hall untuk mendengarkan presentasi. Sebelum presentasi dimulai Hotel Sheraton menyediakan coffee break buat kita yang sangat enak. Starwood adalah sebuah perusahaan yang mengelola 9 hotel yaitu Luxurious Collection, Le Meredian, Westin, W, Alof, Element, St. Regis, Four Point , dan Sheraton . Sheraton menggunakan strategi marketing yaitu Six Sigma. Six Sigma merupakan suatu program quality management. Strategi ini berfokus pada pengendalian kualtas dengan mendalami sistem produksi perusahaan secara keseluruan. Sheraton memilki 6 kategori dalam brand statement yaitu security and welfare, product and service, brand identity,service culture and delivery, conditions, dan cleanliness. Setelah presentasi selesai, pihak Hotel Sheraton member hadiah kepada mahasiswa yang bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan dan ada beberapa murid yang memperoleh hadiah tersebut. Dan setelah selesai tidak lupa kami berfoto bersama.

Thursday, October 20, 2011

BMC 3

Pada hari ini BMC Part 3 yaitu lanjutan dari BMC sebelumnya.
1. Key Activities : mengadakan training dan seminar sehingga dapat meningkatkan para employee.
2. Key Partner : melakukan kerjasana dengan berbagai piha. Contohnya majalah femina yang bekerja sama dengan berbagai pihak dengan memberikan kupon voucer gratis.
3. Channel : kerja sama antar universitas jurusan perhotelan yang nantinya para murid bisa training dengan free labor.
4. Revenue Stream :  menyewakan semua yang dapat disewakan agar dapat menambah revenue dan mengunakan jasa staff.
5. Costumer Relationship : menggunakan promosi – promosi. 

Thursday, October 13, 2011

BMC 2

Pada perkuliahan hari membahas Business Model Canvas part 2
1. Unblunding Business Model
  Ada 3 aspek yang ditawarkan yaitu service excellent, infrastructure management, dan product innovation. Suatu perusahaan tidak dapat menggunakan ketiga aspek ini karna dapat mengakibatkan pengeluaran yang sangat besar
2. The long tail
  Penghasilan yang didapat dalam jangka waktu yang panjang.
3. Multisided Bisnis Model
  Pola ini banyak digunakan oleh perusahaan – perusahaan. Pola ini mengutamakan komunitas. Merupakan keuntungan yang didapat dari berbagai segmen.
4. Free as a business model
  Didapatkan karena adanya subsidi silang yang dilakukan oleh suatu perusahaan.
  Contohnya seperti Avira antivirus yang bisa sukses karena adanya subsidi silang.
5. Open Business Model
  Outside in dan outside out. Maksudnya adalah kalau outside in adalah but innovation sedangkan outside out adalah sell innovation

Thursday, October 6, 2011

BMC 1

Pada hari ini mata kuliah service marketing membahas tentang Business Model Canvas
Business Model Canvas memiliki 9 unsur :
1. Customer Segmen
- mass market : contohnya seperti sabun, odol (barang keperluan sehari-hari )
- niche market : marketnya kecil
- segmented : hanya 1 yang ditangani
- diversified : beberapa segmen yang ditangani
- Multi-sided
2. Value Proposition : ingin membuat sesuatu yang baru dan lebih unik, terlebih dahulu, juga merupakan nilai yang dicari oleh konsumen. Contohnya seperti performance, brand, newness, price, desaign, dsb.
3. Customer  Relationship : informasi pada customer dibagi menjadi 2 yaitu low informan dan high informan.
- personal assistance : biasanya digunakan oleh industry jasa.
-self service : tidak tentu IT / Klik BCA
-automated service : contohnya seperti KRS online / tidak melibatkan karyawan ( lebih ke IT )
- co creation : pelanggan dilibatkan untuk membuat product
4. Channel : merupakan cara yang dilakukan agar konsumen dapat mengerti dan memperoleh barang yang diinginkan. Channel dapat dilakukan dengan cara sales force, web sales, own stores, patner store dan wholesales.
5. Revenue Streams : cara suatu perusahaan untuk mendapatkan pemasukan. Cara yang dilakukan seperti : menjual asset ( menjual kepemilikan ), usage fee (menjual fasilitas ), subscription fee(bayar di depan), sewa, lisensi.
6. Key Activities seperti : production ( barang ), problem solving ( jasa ), platform / network
7. Key Resource : bisa secara physical, intelektual, human dan financial.
8. Key partner:
- Strategic alliance: 2 industri yang berbeda, tidak berkompetisi
- Coopetition: perusahaan yang bekerjasama sekaligus berkompetisi
- Join venture: membuat bisnis yang benar-benar baru
- Buyer supplier relationship: hanya melakukan distribusi. Cocok untuk mereka yag gagal.
9. Cost structure: terdiri dari cost driven( dari hulu ke hilir ) dan value driven ( dari hilir ke huli).